Kamis, 03 September 2009

saklar hotel

SAKLAR MAJEMUK

Mungkin kita perlu mengendalikan sebuah lampu dengan 2 dua buah saklar atau lebih. Disini akan dibahas bagaimana memasang saklar majemuk tersebut.

Rencanakan Saklar Dengan Baik

Dimasa yang akan datang, ketersediaan energi akan semakin langka. Demikian juga dengan energi listrik akan semakin langka pula. Sebagian besar pembangkit listrik menggunakan bahan bakar yang tak-terbaharukan : batu bara dan minyak bumi. Ini artinya batu bara atau minyak bumi yang kita bakar terus-menerus akan habis juga. Memang kita bisa membangkitkan listrik dari sumber energi yang terbaharukan misalnya tenaga air dan tenaga matahari. Sumber energi tersebut tersedia terus menerus, sayangnya jumlahnya terbatas. Untuk menyongsong masa depan, mulai dari sekarang kita harus membudayakan hemat listrik!

Menggunakan/memadamkan lampu sesuai keperluan merupakan disiplin yang harus ditegakkan disetiap rumah tangga. Untuk melaksanakan maksud tersebut perlu didukung dengan perencanan saklar yang baik. Sebagai contoh : Kebutuhan penerangan disuatu ruang akan tergantung aktifitas di ruang tersebut. Bercengkrama sambil mendengarkan musik di ruang keluarga membutuhkan penerangan yang lebih sedikit dibanding menonton TV. Di ruang keluarga perlu dipasang dua buah lampu dan dua buah saklar. Gunakan sebuah lampu ketika mendengarkan musik dan dua buah lampu ketika menonton TV. Jadi umumya sebuah lampu memerlukan sebuah saklar. Hindari memasang sebuah saklar untuk banyak lampu.

saklar tangga

Kadang-kadang sebuah lampu perlu dikendalikan oleh dua buah saklar, misalnya pada lampu tangga. Bila lampu tangga hanya dipasang sebuah saklar, maka lampu tangga tersebut perlu dinyalakan 24 jam sehari. Tetapi apabila anda memasang 2 buah saklar, lampu tangga hanya menyala bila diperlukan. Orang yang akan melewati tangga akan menyalakan lampu di ujung tangga dan memadamkan bila sampai di ujung yang lain. Cara ini sangat menghemat listrik; daya listrik yang diperlukan hanya 1%-2% dibandingkan harus menyalakan lampu sepanjang hari

Lampu pada garasi mobil perlu pula dikendalikan oleh dua buah saklar. Sebuah saklar diletakkan diluar, dekat pintu masuk garasi. Sedang saklar lain diletakkan didalam rumah

Boleh jadi kita memerlukan lebih dari dua buah saklar untuk sebuah lampu. Kamar tidur pada rumah sederhana biasanya tidak dilengkapi dengan WC. Jadi apabila penghuni kamar terjaga pada malam hari karena ingin pergi ke WC, ia harus keluar kamar tidur. Lampu ruang penghubung selalu dinyalakan sepanjang malam. Alangkah baiknya lampu tersebut hanya menyala bila diperlukan. Lagi-lagi diperlukan banyak saklar untuk sebuah lampu. Bila kamar tidur berjumlah 4 buah, berarti diperlukan 4 buah saklar untuk mengendalikan sebuah lampu!

Masih banyak masalah serupa yang dapat dikemukakan. Tentu tak perlu saya sebut satu-persatu karena akan menghabiskan halaman. Lebih baik kita bicarakan solusi masalah tersebut. Saya menyebut lampu dengan banyak saklar ini sebagai saklar majemuk.

denah rumah

Konstruksi

aneka saklar

SAKLAR TUNGGAL

Ada baiknya, pembahasan konstrusi saklar majemuk dimulai dengan yang paling sederhana yaitu mengendalikan sebuah lampu dengan sebuah saklar. Inilah saklar yang paling umum digunakan di rumah kita. Saklar ini namanya Single Pole Single Trow (SPST) atau satu induk satu lemparan. Saklar SPST berguna untuk memutus-hubungkan antara 2 terminal (gambar a).

Perhatikan skema dan wiring diagram pemasangan saklar ini.

DUA BUAH SAKLAR

Untuk membuat saklar majemuk 2 Level diperlukan saklar Single Pole Double Trow (SPDT) atau satu induk dua lemparan. Pada lemparan pertama induk(1) terhubung ke satu terminal (2). Pada lemparan lain induk terhubung keterminal lain (3). Lebih jelasnya, lihat gambar b. Karena berfungsi sebagai pengalih, saklar SPDT disebut juga saklar alih (change-over-switch). Saklar ini lebih dikenal sebagai saklar hotel (dikota Bandung). Dahulu saklar seperti ini banyak dipasang di kamar hotel. Saklar ini memanjakan penghuni hotel agar tidak malas memadamkan lampu. Sebuah saklar diletakkan di dekat pintu masuk dan sebuah lagi dekat ranjang. Anda jangan menanyakan saklar SPDT atau change-over-switch ketika hendak membeli, karena istilah tersebut tidak dikenal. Mintalah saklar hotel, maka penjual akan tahu yang dimaksud.

Perhatikan Wiring diagram untuk saklar majemuk. Ternyata tidak ada perbedaan instalasi antara saklar tunggal dan saklar majemuk kecuali pada titik X-Y. Jadi apabila anda ingin mengubah saklar tunggal menjadi saklar majemuk tak perlu mengubah instalasi yang sudah ada. Cukup lepas saklar SPST pada titik X-Y, gantilah dengan rangkaian saklar majemuk. Anda perlu kabel dengan tiga penghantar untuk menghubungkan satu saklar dengan saklar lainnya.

TIGA BUAH SAKLAR ATAU LEBIH

Untuk membuat saklar majemuk 3 level atau lebih, anda memerlukan Saklar hotel (Change-over-switch) dan Saklar tengah (intermediate-switch). Saya pernah mencoba keliling Bandung untuk mencari intermediate-switch, tetapi sulit mendapatkan saklar ini. Hanya toko alat listrik yang paling lengkap yang menjualnya. Misalnya merek LEGRRAND. Itupun tidak ready stock dan tidak boleh membeli eceran.

Untunglah sebagai pengganti intermediate-switch anda dapat menggunakan saklar Double Pole Double Trow atau saklar dua kutup dua lemparan. Saklar DPDT adalah dua saklar SPDT yang bergerak bersama-sama. Saklar DPDT mempunyai 6 kaki (gambar c). Saklar 6 kaki ini mudah diperoleh di toko komponen elektronik/listrik. Sayang saklar ini tidak dilengkapi dengan kotaknya, sehingga kita harus kerja tambahan untuk membuat kotak atau panel untuk saklar seperti ini.

intermediate1 intermediate2

Pada hakekatnya Intermediate Switch adalah pembalik polaritas. Pada satu lemparan ia melakukan sambungan benar : A terhubung dengan C , B terhubung dengan D. Pada lemparan lain ia melakukan sambungan negasi/terbalik : A terhubung dengan D , B terhubung dengan C. Perhatikan cara menyambung perkabelan saklar DPDT yang difungsikan sebagai Intermediate-switch (Pembalik polaritas).

Pemasangan saklar majemuk tiga level serupa dengan dua level. Bedanya dibagian tengah diselipkan intermediate switch. Itulah sebabnya saklar pembalik ini disebut “Intermediate switch” (= saklar tengah). Untuk membuat saklar majemuk lebih dari tiga level, tambahkanlah intermediate switch sebanyak yang diperlukan.

Skema Wiring Diagram

Bagaimana Cara kerja Saklar Majemuk?

Saklar majemuk bekerja sebagai detektor genap. Artinya bila jumlah saklar dengan sambungan terbalik genap (bukan ganjil) lampu akan menyala. Sebaliknya bila saklar dengan sambungan terbalik ganjil lampu akan padam. Pada gambar terlihat, lampu menyala karena saklar dengan sambungan terbalik genap (dua buah) yaitu: s1 dan S4. Lampu padam karena saklar dengan sambungan terbalik ganjil ( tiga buah) yaitu : s1, s2 dan s3.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar